Warga Desa Kepek, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, sedang berburu belalang di malam hari. Semalam mereka bisa mendapatkan belalang 2-4 kilogram untuk dijual kembali. Harga belalang masak mencapai Rp95.000 dan belalang hidup Rp45.000. Hampir di setiap jalan menuju objek wisata Gunungkidul tidak sulit menemukan penjual belalang di pinggir jalan.
Monday, August 26, 2013
Berburu Belalang
Warga Desa Kepek, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, sedang berburu belalang di malam hari. Semalam mereka bisa mendapatkan belalang 2-4 kilogram untuk dijual kembali. Harga belalang masak mencapai Rp95.000 dan belalang hidup Rp45.000. Hampir di setiap jalan menuju objek wisata Gunungkidul tidak sulit menemukan penjual belalang di pinggir jalan.
Sunday, August 25, 2013
Tradisi Grebeg "Kraton" Ngenep
| Dua anak kecil ditandu sebagai simbol raja dan patih |
| Dalam Grebeg Ngenep, masing-masing pedukuhan mempersembahkan perwakilan |
| Ribuan warga berebut gunungan hasil bumi. warga meyakini gununangan yang sudah didoakan tersebut membawa berkah |
Tari Golek Ayun
Sejunlah siswi SMK di Gunungkidul tengah menunjukan tari Golek Ayun, Sabtu, 14, Agustus 2013 di Bangsal Sewoko Projo Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta. Tari Golek Ayun, salah satu tarian khas Yogyakarta. Golek Ayun diartikan sebagai sosok wanita remaja menginjak usia dewasa yang suka bersolek dan mencuri perhatian.
Sunday, January 20, 2013
Ada Kambing Makan Sampah
Jika kambing atau domba pada umumnya makan rumput dan daun-daunan
hijau, namun tidak demikian dengan kambing milik Bambang Setiana, 42,
di Dusun Karang Tengah III, Desa Karang Tengah, Kecamatan Wonosari,
Gunungkidul. Puluhan kambing Bambang justru diberi pakan limbah
sampah.
Tentu saja apa yang dilakukan Bambang sangat membantu disaat musim
kemarau panjang yang sering kali melanda wilayah Gunungkidul.
Alih-alih menemukan rumput hijau, bila sudah kekeringan air pun sulit
didapat. Kini dia tidak lagi repot mencari rumput, karena limbah
sampah berserakan di sekitar rumahnya. Semua daun kering yang jatuh
dari pohon tidak lagi dibakar melainkan dipungutnya kemudian diolah
menjadi pakan kambing.
hijau, namun tidak demikian dengan kambing milik Bambang Setiana, 42,
di Dusun Karang Tengah III, Desa Karang Tengah, Kecamatan Wonosari,
Gunungkidul. Puluhan kambing Bambang justru diberi pakan limbah
sampah.
Tentu saja apa yang dilakukan Bambang sangat membantu disaat musim
kemarau panjang yang sering kali melanda wilayah Gunungkidul.
Alih-alih menemukan rumput hijau, bila sudah kekeringan air pun sulit
didapat. Kini dia tidak lagi repot mencari rumput, karena limbah
sampah berserakan di sekitar rumahnya. Semua daun kering yang jatuh
dari pohon tidak lagi dibakar melainkan dipungutnya kemudian diolah
menjadi pakan kambing.
Subscribe to:
Posts (Atom)