Showing posts with label SASTRA. Show all posts
Showing posts with label SASTRA. Show all posts

Tuesday, November 16, 2010

Sahabat

sepanjang malam
kursi terduduk kaku di samping meja
dan buku beku di atasnya
tiap lembaran yang terbuka
menjelma kilauan cahaya
di tubuh purbaku

Friday, November 5, 2010

Mitologi Petruk ditengah bencana

Membaca Harian Jogja edisi 23 Oktober 2010, halaman pertama, ada mitologi Mbah Petruk muncul kembali di tengah warga terkait meletusnya Gunung Merapi. Niti Sukir (57) warga Dukuh Takeran, Tlogolele, Selo, Boyolali, Jawa Tengah itu bermimpi didatangi Awan Panas Gn Merapi yang menyerupai Mbah Petruk.

Dalam mimpinya, Niti diperintahkan untuk menghadap kepala dusun Takeran agar masyarakatnya menggelar Kenduri supaya selamat dari letusan Merapi. Tak pelak, Kadus Takeran, Soma Sarpa`i (57) pun mengiyakan dan menghimbau warganya untuk mengadakan pesta adat (kenduri), kemudian diikuti Yasinan, Tahlilan dan Do`a bersama di dusun yang jaraknya kurang lebih 4 km dari gunung Merapi itu.

Wednesday, November 3, 2010

Sunday, October 31, 2010

Spirit Heroisme Generasi Bangsa

“Selama banteng-banteng Indonesia masih mempoenjai darah merah jang dapat membikin setjarik kain poetih mendjadi merah & putih, maka selama itoe tidak akan kita maoe menjerah kepada siapapoen djuga!”    Kutipan Pidato diatas adalah saksi sejarah perjuangan para pahlawan kita demi mempertahankan keutuhan bangsa dan negara yang diwakili oleh Sutomo atau yang lebih dikenal Bung Tomo berdiri tegak di tengah kerumumunan rakyat yang gandrung akan kebebasan atau intimidasi orang lain.
Tertanggal  10 November 1945 menjadi babak sejarah kehadiran pemuda dalam mempertahankan proklamasi Republik Indonesia yang baru berumur tiga bulan. Usia yang masih rawan untuk kembali menerima pelakuan yang tidak sepantasnya dilakukan penjajah terhadap pribumi.