Rentetan peristiwa
kecelakaan kendaraan yang merenggut banyak nyawa telah mencoreng wajah
pertransportasian di Negara ini. Di saat Negara lain sedang sibuk mengembangkan
alat transportasi massa terhebat dan tercepat, namun kita menjaga kenyamanan
penumpang saja masih belum bisa. Boro-boro nyaman, naik kendaraan umum kita
seolah mendekati sakaratul maut.
Thursday, March 8, 2012
Saturday, January 28, 2012
Impian Jadi TKI Pupus Sudah
Jumat Maryadi, 42, warga
Sumberagung, Jetis, Bantul duduk lesu di depan gedung Direktorat Reserse
Kriminal Umum Polda DIY, Selasa (24/1) kemarin. Aura kesedihan sangat tampak di
wajah ayah 2 anak ini. Betapa tidak, harapannya untuk bekerja di luar negeri
malah menjadi korban penipuan perusahaan jasa penualur TKI di PT.Asfiz Langgeng
Abadi.
Friday, August 19, 2011
Ramadhan dan Budaya Konsumtif
Sudah menjadi kebiasaan setiap kali memasuki bulan suci ramadhan dan hari-hari besar keagamaan kebutuhan pokok di pasaran mendadak mengalami kenaikan harga. Sudah dipastikan, menurut hukum ekonomi, karena ada peningkatan permintaan konsumen. Biasanya yang diburu masyarakat tak jauh dari bahan makanan dan pakaian.
Saturday, December 18, 2010
Otokritik Dunia Pesantren (Resensi)
Ajaran islam masuk ke asia, Indonesia khususnya, melalui bangsa india dan persia. Kedua negara ini mempunyai filosofis mitologi yang sangat tinggi. Al-Ghozali dan Suhrawardi misalnya. Pengaruh kedua tokoh ini sangat besar dan memberikan warna dominan atas pemahaman ajaran Islam terutama di Indonesia. Negeri yang dikenal –meminjam istilahnya Ach.Baedowi-sebagai Zamrud Katulistiwa sudah puluhan tahun lamanya menganut kepercayaan animisme dan dinamisme. Maka corak keberagamaan yang tumbuh lebih bersifat mistik.
Pemahaman keislaman yang ditransformasikan oleh otoritas agamawan seperti para Wali (wali songo yang dikultuskan) menjadi titik tolak ritual sebagian umat islam Indonesia yang masih dibudayakan hingga sekarang. Pengaruhnya tidak hanya pada tingkatan keyakinan an sich. Akan tetapi merebak dalam dalam aktualisasi keseharian. Sebagai contoh, arabisasi nama-nama yang dulunya bahasa jawa, simbol-simbol pakaian islami dan lain sebagainya sehingga melahirkan akulturasi budaya yang bersifat toleran. Pada tingkatan tertentu merupakan sinkretisme antara ajaran Islam dan kepercayaan tradisi lokal.
Pemahaman keislaman yang ditransformasikan oleh otoritas agamawan seperti para Wali (wali songo yang dikultuskan) menjadi titik tolak ritual sebagian umat islam Indonesia yang masih dibudayakan hingga sekarang. Pengaruhnya tidak hanya pada tingkatan keyakinan an sich. Akan tetapi merebak dalam dalam aktualisasi keseharian. Sebagai contoh, arabisasi nama-nama yang dulunya bahasa jawa, simbol-simbol pakaian islami dan lain sebagainya sehingga melahirkan akulturasi budaya yang bersifat toleran. Pada tingkatan tertentu merupakan sinkretisme antara ajaran Islam dan kepercayaan tradisi lokal.
Subscribe to:
Posts (Atom)
