Thursday, March 8, 2012

Perusahaan Otobus Tak Terkontrol


Rentetan peristiwa kecelakaan kendaraan yang merenggut banyak nyawa telah mencoreng wajah pertransportasian di Negara ini. Di saat Negara lain sedang sibuk mengembangkan alat transportasi massa terhebat dan tercepat, namun kita menjaga kenyamanan penumpang saja masih belum bisa. Boro-boro nyaman, naik kendaraan umum kita seolah mendekati sakaratul maut.

Saturday, January 28, 2012

Impian Jadi TKI Pupus Sudah

Jumat Maryadi, 42, warga Sumberagung, Jetis, Bantul duduk lesu di depan gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda DIY, Selasa (24/1) kemarin. Aura kesedihan sangat tampak di wajah ayah 2 anak ini. Betapa tidak, harapannya untuk bekerja di luar negeri malah menjadi korban penipuan perusahaan jasa penualur TKI di PT.Asfiz Langgeng Abadi.
Uang Rp15,5 juta yang telah ia bayarkan pada Agustus 2011 lalu hilang sia-sia. Padahal untuk mengumpulkan uang sebanyak itu ia harus banting tulang mencari pinjaman kepada tetangga dan saudara di desanya. Sebab, gaji bulanannuya sebagai karyawan di salah satu usaha kecil di Jl.Parangteritis, Sewon, Bantul tidak seberapa. Hanya cukup untuk menghidupi anak dan istri.
Maka ketika ada salah seorang dari PT.Asfiz Langgeng Abadi yang menawarkan untuk bekerja di Australia sebagai tukang kebun dengan gaji 20 dolar Australia per jam, dia sangat antusias. Awalnya Maryadi sempat ragu namun berkat dukungan istri untuk merubah keadaan ekonomi keluarga ia meyakinkan untuk berangkat.

Friday, August 19, 2011

Ramadhan dan Budaya Konsumtif

Sudah menjadi kebiasaan setiap kali memasuki bulan suci ramadhan dan hari-hari besar keagamaan kebutuhan pokok di pasaran mendadak mengalami kenaikan harga. Sudah dipastikan, menurut hukum ekonomi,  karena ada peningkatan permintaan konsumen. Biasanya yang diburu masyarakat tak jauh dari bahan makanan dan pakaian.

Saturday, December 18, 2010

Otokritik Dunia Pesantren (Resensi)

Ajaran islam masuk ke asia, Indonesia khususnya, melalui bangsa india dan persia. Kedua negara ini mempunyai filosofis mitologi yang sangat tinggi. Al-Ghozali dan Suhrawardi misalnya. Pengaruh kedua tokoh ini sangat besar dan memberikan warna dominan atas pemahaman ajaran Islam terutama di Indonesia. Negeri yang dikenal –meminjam istilahnya Ach.Baedowi-sebagai Zamrud Katulistiwa  sudah puluhan tahun lamanya menganut kepercayaan animisme dan dinamisme. Maka corak keberagamaan yang tumbuh lebih bersifat mistik.

Pemahaman keislaman yang ditransformasikan oleh otoritas agamawan seperti para Wali (wali songo yang dikultuskan) menjadi titik tolak ritual sebagian umat islam Indonesia yang masih dibudayakan hingga sekarang. Pengaruhnya tidak hanya pada tingkatan keyakinan an sich. Akan tetapi merebak dalam dalam aktualisasi keseharian. Sebagai contoh, arabisasi nama-nama yang dulunya bahasa jawa, simbol-simbol pakaian islami dan lain sebagainya sehingga melahirkan akulturasi budaya yang bersifat toleran. Pada tingkatan tertentu merupakan sinkretisme antara ajaran Islam dan kepercayaan tradisi lokal.